Mahasiswa TMU Ini Buktikan Kuliah Sambil Beternak Bisa Jadi Jalan Menuju Sukses

Facebook
Twitter
Email
Print

umtegal.ac.id – Ketekunan dan semangat pantang menyerah mengantarkan Muhammad Tarmuji (29), mahasiswa program studi Manajemen Tegal Muhammadiyah University (TMU), menjadi sosok inspiratif di dunia peternakan. Ia kini sukses mengelola Tarmuji Jaya Farm, usaha peternakan kambing modern yang memiliki lebih dari 2.000 ekor domba di dua lokasi kandang berbeda di Kabupaten Tegal.

Perjalanan Tarmuji menuju kesuksesan tidak mudah. Setelah mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai teknisi di perusahaan sepeda motor di Jabodetabek, ia mencoba peruntungan di bidang pertanian dengan bermodal pesangon Rp30 juta dan pengetahuan dari YouTube. Namun, usahanya gagal total.

Tak menyerah, Tarmuji kembali merantau ke Jakarta dan bekerja serabutan — mulai dari berjualan telur, memperbaiki motor, membantu pedagang nasi goreng, hingga menjadi teknisi listrik. Hingga akhirnya, pertemuannya dengan seorang pegawai bank lulusan pertanian yang memberinya modal Rp1 juta menjadi titik balik hidupnya.

Dari modal kecil itu, Tarmuji memulai budidaya cacing dengan memanfaatkan kotoran sapi. Hasilnya ia olah menjadi pupuk organik dan pestisida nabati yang digunakan di lahan pertanian keluarganya. Usaha tersebut kemudian berkembang menjadi peternakan sapi dan akhirnya kambing.

Kerja kerasnya membuahkan hasil ketika Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal mengirimnya magang ke Jepang selama setahun. Di Negeri Sakura, Tarmuji belajar banyak tentang efisiensi, kebersihan, dan inovasi dalam dunia agrobisnis.

Sekembalinya ke Indonesia pada 2020, ia melihat peluang besar di bidang penggemukan domba karena tingginya permintaan daging kambing di wilayah Tegal. Kini, Tarmuji Jaya Farm berdiri di atas lahan seluas 1.750 meter persegi di Desa Dukuhwaru, dilengkapi dengan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) bersertifikat halal dari BPJPH. Usahanya memasok daging domba ke berbagai warung sate ternama seperti Cempe Lemu, serta ke sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Dalam mengelola bisnisnya, Tarmuji menerapkan sistem manajemen keuangan profesional.

“Saya menerapkan sistem keuangan seperti PT. Sebagai pemilik, saya digaji tetap setiap bulan agar keuntungan bisa diputar kembali untuk pengembangan usaha,” ujarnya.

Selain berwirausaha, Tarmuji juga aktif memberikan motivasi kepada generasi muda agar berani menekuni dunia peternakan yang masih memiliki peluang besar di Indonesia.

Rektor TMU, Prof. Jebul Suroso, turut menyampaikan apresiasinya.

“Tarmuji adalah wujud nyata visi TMU sebagai entrepreneur university yang berwawasan global dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam. Kami ingin mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kisah Tarmuji menjadi bukti bahwa dengan ilmu, tekad, dan inovasi, mahasiswa dapat menjadi penggerak ekonomi kreatif dan pelaku usaha sukses di daerahnya sendiri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan informasi resmi seputar kampus hanya di website perguruan tinggi kami.

Universitas Muhammadiyah Tegal

Kampus 1. Jl. Raya Kalibakung-Guci, Desa Kalibakung, Kec. Balapulang, Kab. Tegal - 0877-7137-3366
Kampus 2. Jl. Melati No. 27 Kejambon, Kec. Tegal Timur, Kota Tegal - 0815-804-2009
Copyright© 2025 Universitas Muhammadiyah Tegal, All rights reserved. Powered by Humas dan Admisi TMU.
Scroll to Top