umtegal.ac.id — Kepedulian terhadap warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, ditunjukkan mahasiswa Tegal Muhammadiyah University (TMU) melalui aksi kemanusiaan terpadu. Tidak hanya menggalang dana, mahasiswa juga turun langsung menjadi relawan di lokasi terdampak.
Gerakan ini melibatkan kolaborasi 10 Himpunan Mahasiswa Program Studi bersama sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Mereka bergerak serentak mengajak masyarakat Kabupaten dan Kota Tegal untuk turut berpartisipasi membantu warga Padasari.
Aksi pengumpulan donasi dimulai sejak Selasa, 10 Februari 2026. Mahasiswa menyasar sejumlah titik strategis di ruas jalan utama untuk menyampaikan informasi mengenai kondisi terkini warga terdampak serta kebutuhan mendesak yang diperlukan.
Selain menghimpun bantuan dari masyarakat, perwakilan mahasiswa juga bergabung di posko kebencanaan bersama MDMC Muhammadiyah Kabupaten Tegal. Di lapangan, mereka membantu pendataan korban, distribusi logistik, hingga mendukung berbagai aktivitas sosial kemanusiaan lainnya.
Dari aksi yang berlangsung beberapa hari tersebut, terkumpul dana sebesar Rp14.150.000. Seluruh donasi akan disalurkan melalui LazisMu Kabupaten Tegal dengan koordinasi MDMC Muhammadiyah Kabupaten Tegal guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama TMU, Sarah Atikah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa. Ia menilai gerakan tersebut mencerminkan implementasi nyata nilai kepedulian dan tanggung jawab sosial mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat.
Menurutnya, aksi kemanusiaan ini diharapkan menjadi budaya yang terus tumbuh di lingkungan kampus, sehingga mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial yang tinggi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa TMU berharap kontribusi yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga Desa Padasari sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.




