TMU Gelar Kunjungan Industri Perdana Lintas Prodi ke Bali, Libatkan 80 Peserta

Facebook
Twitter
Email
Print

umtegal.ac.id – Tegal Muhammadiyah University (TMU) memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman melalui kegiatan kunjungan industri lintas fakultas dan program studi ke Bali. Sebanyak 80 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan dosen pendamping mengikuti kegiatan tersebut yang berlangsung pada 9–13 Agustus 2026.

Rombongan resmi diberangkatkan pada Ahad (9/8/2026) dari Kampus 2 TMU Kota Tegal. Kegiatan ini menjadi kunjungan industri perdana TMU yang melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi dalam satu rangkaian kegiatan pembelajaran di luar kampus.

Wakil Rektor I TMU, Teguh Rimbawan, M.Akun., mengatakan kegiatan tersebut dirancang tidak sekadar sebagai agenda kunjungan, tetapi menjadi bagian dari proses pembelajaran yang mempertemukan pengetahuan yang diperoleh mahasiswa di ruang kelas dengan kondisi nyata di dunia industri dan kelembagaan.

“Ini merupakan kunjungan industri perdana TMU yang melibatkan peserta lintas fakultas dan program studi S1. Kami ingin mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas, tidak hanya dari teori di dalam kelas, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana dunia industri, kewirausahaan, sektor jasa keuangan, dan pariwisata bekerja,” ujarnya.

Menurut Teguh, Bali dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki keberagaman sektor yang dapat menjadi ruang belajar bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu. Selama kegiatan berlangsung, peserta dijadwalkan mengunjungi sejumlah institusi dan sektor, di antaranya industri garmen, sektor industri lokal dan kewirausahaan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bali, serta Dinas Pariwisata Bali.

Setiap lokasi kunjungan memiliki fokus pembelajaran yang berbeda. Kunjungan ke industri garmen memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai proses produksi, manajemen, serta ekosistem industri. Sementara itu, kunjungan ke sektor industri lokal dan kewirausahaan memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat secara langsung praktik bisnis dan pengembangan potensi ekonomi berbasis daerah.

Adapun kunjungan ke OJK Bali diarahkan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai sektor jasa keuangan, literasi keuangan, perlindungan konsumen, serta regulasi yang mendukung ekosistem perekonomian. Sementara kunjungan ke Dinas Pariwisata Bali memberikan pemahaman mengenai pengelolaan sektor pariwisata dan strategi pengembangan potensi daerah.

Belajar Lintas Disiplin

Keterlibatan mahasiswa dari berbagai program studi menjadi salah satu karakteristik utama dalam kunjungan industri tersebut. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan sesuai bidang studinya, tetapi juga dapat melihat keterkaitan antara satu sektor dengan sektor lainnya.

Menurut Teguh, dunia kerja saat ini membutuhkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu berkomunikasi, berkolaborasi, beradaptasi, memecahkan masalah, dan memahami persoalan dari berbagai perspektif.

“Kita ingin mahasiswa melihat bahwa dunia kerja tidak berjalan secara terpisah berdasarkan program studi. Ada keterhubungan antara industri, kewirausahaan, keuangan, pemerintahan, dan pariwisata. Karena itu, pengalaman lintas disiplin seperti ini penting untuk membangun wawasan,” katanya.

Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membantu mahasiswa mengenali berbagai peluang pengembangan kompetensi, karier, maupun kewirausahaan. Pengalaman berinteraksi secara langsung dengan institusi dan pelaku industri diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai kebutuhan dunia kerja.

Memperluas Ruang Pembelajaran Mahasiswa

Kunjungan industri perdana lintas prodi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya TMU memperluas ruang pembelajaran mahasiswa. Pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan dunia industri, lembaga pemerintah, sektor jasa, dan berbagai lingkungan profesional.

Pendekatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengamati secara langsung bagaimana teori dan konsep yang dipelajari selama perkuliahan diterapkan dalam kehidupan nyata.

Dengan demikian, kegiatan kunjungan industri tidak hanya menjadi sarana untuk menambah wawasan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun pengalaman, jejaring, dan pemahaman terhadap dinamika dunia profesional.

“Harapannya, setelah kembali dari Bali, mahasiswa tidak hanya membawa cerita perjalanan, tetapi membawa pengetahuan, pengalaman, jejaring, dan inspirasi baru yang bisa dikembangkan dalam kegiatan akademik maupun kewirausahaan,” tambah Teguh.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi TMU dalam membangun tradisi pembelajaran lintas program studi yang lebih kontekstual. Pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama berada di Bali diharapkan dapat menjadi bekal dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan perkembangan dunia profesional yang semakin dinamis.

Melalui kunjungan industri ini, TMU terus mendorong mahasiswa untuk belajar dari dunia nyata, memperluas wawasan lintas disiplin, membangun jejaring, serta mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan informasi resmi seputar kampus hanya di website perguruan tinggi kami.

Universitas Muhammadiyah Tegal

Kampus 1. Jl. Raya Kalibakung-Guci, Desa Kalibakung, Kec. Balapulang, Kab. Tegal - 0877-7137-3366
Kampus 2. Jl. Melati No. 27 Kejambon, Kec. Tegal Timur, Kota Tegal - 0815-804-2009
Copyright© 2025 Universitas Muhammadiyah Tegal, All rights reserved. Powered by Humas dan Admisi TMU.
Scroll to Top